Make your own free website on Tripod.com
PMR
SMU Negeri 1 Sumpiuh

Home | Profil | Tenaga Guru | OSIS | Pramuka | PMR | Kurikulum | SaranaPrasarana | Ekstrakurikuler | Kegiatan | Prestasi | SerbaSerbi | Humor | AntarSMU | HubungiKami

                                          Home Back Next

PALANG MERAH REMAJA
(PMR)

PMR SMU Negeri 1 Sumpiuh

Palang Merah Remaja atau PMR merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang berada di bawah naungan Palang Merah Indonesia. PMI sendiri membentuk organisasi PMR secara resmi pada tahun 1953 dengan tujuan utama untuk menyiapkan kader-kader handal PMI.

SEJARAH SINGKAT

PMR SMU Negeri 1 Sumpiuh pada awal berdirinya sekolah ini, belum berdiri. Baru sekitar awal tahun 1990-an organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan ini, bisa terbentuk. Ide pembentukan PMR pada dasarnya, datang dari pihak siswa sendiri yang kemudian mengusulkannya pada pihak sekolah. Menanggapi tujuan yang mulia dari para siswanya, sekolah segera membentuk PMR sebagai salah satu ekstra kurikuler pilihan di SMU Negeri 1 Sumpiuh.
Seiring dengan perkembangan SMU Negeri 1 Sumpiuh sendiri, PMR terus berbenah diri daik secara intern organisasi maupun ekstern organisasi. Kualitas dan kuantitas kegiatan PMR juga terus ditingkatkan. Mulai dari konsolidasi anggota, kegiatan kemanusiaan dan sosial, pembenahan administrasi, sampai pada pemasyarakatan PMR. Hingga saat ini, telah banyak kegiatan bermanfaat yang diselenggarakan oleh PMR yang secara langsung maupun tidak langsung turut mengharumkan nama SMU Negeri 1 Sumpiuh. Misalnya saja kegiatan Bhakti Sosial yang dilakukan PMR ketika masyarakat sekitarnya tertimpa bencana alam banjir. PMR mengumpulkan bahan makanan, pakaian, sabun mandi dan sebagainya untuk membantu mereka.

STRUKTUR ORGANISASI PMR

Struktur Organisasi PMR SMU Negeri 1 Sumpiuh, terdiri dari :
1. Pelindung
Pelindung bertanggung jawab atas semua pelaksanaan kegiatan PMR. Pelindung dalam hal ini adalah Kepala Sekolah SMU negri 1 Sumpiuh.
2. Pembina
Pembina PMR bertugas untuk membimbing, mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan PMR. Pembina PMR dipilih oleh Kepala Sekolah yang diambil dari pihak Bapak/Ibu Guru. Biasanya Pembina PMR terdiri dari 4 orang.
3. Ketua Umum
Ketua bertugas untuk mengkoordinasikan semua kegitan yang diselenggarakan oleh PMR. Ketua ini bertanggungjawab atas jalannya roda organisasi PMR.
4. Wakil Ketua
Wakil Ketua bertugas untuk membantu tugas-tugas Ketua dan mewakili Ketua apabila Ketua berhalangan.
5. Sekretaris
Sekretaris bertugas untuk menangani semua administrasi organisasi PMR. Tugasnya antara lain : Menangani surat-surat yang masuk dan keluar, membuat Proposal dan Laporan Kegiatan, menangani agenda rapat dan sebagainya.
6. Bendahara
Bendahara tentunya bertanggungjawab atas keuangan organisasi.
7. Seksi-seksi :
a. Seksi Kegiatan
Seksi Kegiatan bertugas untuk mengatur dan merancang semua kegiatan yang diselenggarakan oleh PMR.
b. Seksi Perlengkapan
Seksi Perlengkapan bertugas menyediakan dan merawat semua peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh PMR.
c. Seksi PPPK
Seksi PPPK ini bertugas untuk menangani masalah kesehatan terutama masalah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.
d. Seksi Humas
Seksi Humas bertanggung jawab atas hubungan PMR dengan pihak luar, baik dengan organisasi lain maupun dengan masyarakat umum.
e. Seksi Dokumentasi
Seksi Dokumentasi bertugas untuk mencatat atau mendokumentasikan semua kegiatan yang diselenggarakan oleh PMR
f. Seksi Pembantu Umum
Seksi ini bertugas membantu pelaksanaan kegiatan yang belum tertangani oleh seksi-seksi lain.

KEGIATAN - KEGIATAN PMR

Kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan oleh PMR antara lain :

1. Membantu Pelaksanaan Upacara Bendera.
Dalam pelaksanaan Upacara Bendera tiap hari Senin dan hari-hari Besar lainnya, terkadang terdapat siswa/siswi yang membutuhkan pertolongan. Banyak diantara siswa yang merasa tidak kuat fisiknya untuk mengikuti upacara bahkan ada di antaranya yang sampai pingsan. Untuk itulah, diperlukan penanganan dan perhatian khusus. Di sinilah PMR mempunyai andil yang cukup besar dalam menangani para siswa yang membutuhkan pertolongan. Tiap upacara, beberapa anggota PMR ditugaskan secara bergiliran untuk mmembantu teman-temannya yang membutuhkan.

2. Ekstrakurikuler
Ekstrakurikuler PMR dilaksanakan seminggu sekali. Ektrakurikuler ini dilaksanakan sebagai sarana untuk menyampaikan dan memperdalam materi tentang ke-PMR-an terutama ditujukan untuk para anggota baru. Sementara itu untuk anggota yang sudah cukup mahir, harus menyampaikan pengetahuan yang dimilikinya kepada adik-adiknya. Jadi selain lebih memperdalam materi yang telah dikuasainya, juga sebagai latihan mental menghadapi orang banyak. Bentuk penyampaian materi juga tidak hanya sebatas teori, tetapi diselingi dengan praktek-praktek di lapangan.

3. Mengikuti Jumbara (Jumpa Bhakti Gembira)
Jumbara merupakan suatu ajang yang diselenggarakan untuk menampilkan kemampuan anggota PMR (semacam Jambore dalam Pramuka). Kegiatan ini diikuti oleh wakil dari sekolah-sekolah yang mengikutinya. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI ni, bertujuan untuk lebih mengakrabkan di antara sesama anggota PMR terutama dengan anggota PMR dari sekolah lain. PMR Wira SMU Negeri 1 Sumpiuh, sampai saat ini pernah mengikuti kegiatan Jumbara Cabang sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 1997 yang bertempat di Desa Piasa Kulon, Kedung Banteng, Sokaraja dan terakhir pada tahun 2001 yang bertempat di Ajibarang. Pada penyelenggaraan Jumabara yang terakhir ini, PMR SMU Negeri 1 Sumpiuh memperoleh Juara II dalam Lomba Bongkar Pasang Tenda.

4. Bakti Sosial
PMR Wira SMU Negeri 1 Sumpiuh telah beberapa kali menyelenggarakan kegiatan Bhaktti Sosial. Pada bulan Agustus 2000 dalam rangka Ulang Tahun SMU dan menyambut Ulang Tahun PMI, PMR menyelenggarakan Bhakti Sosial yang berupa pengumpulan pakaian bekas pantas pakai, buku-buku pelajaran, uang dan sebagainya. Bantuan yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI cabang Banyumas untuk selanjutnya diserahkan pada masyarakat yang membutuhkan. Ketika sebagian masyarakat Banyumas bagian selatan dan sekitarnya tertimpa bencana alam banjir pun, PMR tergerak hatinya untuk membantu mereka. PMR segera menyalurkan bantuan berupa bahan pangan dan sabun mandi kepada masyarakat yang tertimpa banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pembina PMR kepada Kepala Desa Nusadadi.

5. Membantu mengajar anggota PMR Madya (SLTP)
Selain menyampaikan materi tentang ke-PMR-an kepada para anggotanya di SMU Negeri 1 Sumpiuh, beberapa anggota PMR juga ditugaskan untuk membantu mengajarkan materi tersebut pada para anggota PMR Madya (SLTP), yaitu SLTP Negeri 1 Sumpiuh. Secara tidak langsung kegiatan ini akan bermanfaat sebagai latihan mental bagi para anggota PMR.

6. Pemeriksaan Golongan Darah
Menanggapi keluhan dari beberapa anggota PMR dan banyak siswa yang belum mengetahui golongan darahnya, PMR bekerja sama dengan PMI cabang Banyumas mengadakan kegiatan Pemeriksaan Golongan Darah, khususnya bagi para siswa/siswi yang belum mengetahui golongan darahnya. Kepada anggota PMR juga diajarkan bagaiman caranya memeriksa Golongan Darah seseorang. Kegiatan ini mendapat animo yang cukup besar terutama dari kalangan siswa, sehingga kegiatan ini harus diselenggarakan sebanyak dua kali.

7. Pelaksanaan Donor Darah
Bersamaan dengan Pemeriksaaan Golongan Darah, juga dibuka kegiatan Donor Darah. Kegiatan Donor Darah yang dikoordinir oleh PMR dan PMI cabang Banyumas ini, diikuti oleh para siswa dan guru yang darahnya memenuhi syarat untuk diambil. Donor Darah dilaksanakan di Puskesmas II Sumpiuh yang letaknya tidak jauh dari SMU Negeri 1 Sumpiuh.

8. Penanganan UKS
UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah merupakan rumah sakit mini yang ada di sekolah. PMR sebagai satu-satunya organisaasi yang berkecimpung di dunia kemanusiaan termasuk kesehatan, turut menangani dan merawat adanya UKS ini. Keberadaan UKS dirasa sangat diperlukan terutama ketika terdapat siswa atau anak yang sakit. Beberapa anggota PMR ditugaskan secara bergiliran untuk menjaga dan merawat UKS ini.

9. Penerimaan Siswa Baru (Persami)
Dalam rangka penerimaan siswa baru, bersama OSIS dan Pramuka, PMR turut serta membantu pelaksanaan Persami/ Penerimaan Siswa Baru.

10. Reorganisasi dan pelantikan Pengurus PMR
Masa kepengurusan PMR adalah satu tahun pelajaran. Oleh karena itu, tiap tahun harus diadakan Reorganisasi untuk memilih para Pengurus Baru. Pengurus Baru ini dipilih berdasarkan pilihan dari semua anggota PMR secara demokratis. Setelah terbentuk, Pengurus baru akan dibekali beberapa pengetahuan tentang oraganisasi PMR, dan selanjutnya dilantik atau dikukuhkan.

PEMBINA PMR

Pembina PMR yang pernah menjabat adalah sbb :
1. Bambang Suratmo, S.Pd
2. Dra Lilih Sarwiyatun
3. Tri Hastuti, S.Pd
4. Sigit Pramono, S.Pd
5. Ninik Asih Pertiwi, S.Pd
6. Dra Rumiarsih
7. Drs Untung Djarwadi
8. Isti Sulistyaningsih, S.Pd
9. Dwi Nugroho Handajani, S.Pd
10. Agus Supriyatno, S.Pd

KETUA UMUM

Ketua Umum PMR periode 1998 sampai 2002 *) SMU Negeri 1Sumpiuh adalah :
1. Munawar Cholil (Periode 1998/1999)
2. Achmad Solichin (Periode 1999/2000)
3. Siti Zulaecha (Periode 2000/2001)
4. Rahmad Soleh (Periode 2001/2002)
Keterangan :
*) Untuk periode sebelumnya, data belum lengkap.

ANGGOTA PMR

Anggota PMR berasal dari kalangan siswa/siswa. Dalam keanggotaannya, PMR selalu memegang teguh prinsip kesukarelaan, artinya tidak ada paksaan atau tekanan untuk menjadi anggota PMR. Oleh karena itu, anggota-anggota PMR merupakan siswa-siswa yang terpilih yang benar-benar tergerak hatinya untuk menjadi anggota atas dasar jiwa sosial dan keikhlasan. Mereka menjadi anggota PMR hanya ingin menolong dan membantu sesama.

SARANA DAN PRASARANA
 
Sarana dan Prasarana yang dimiliki oleh PMR antara lain :
  1. Sarana Praktek (Ekstrakurikuler) yang meliputi dragbar, pembalut, bidai, tali dan sebagainya
  2. Seragam dan Pakaian PMR
  3. Obat-obatan
  4. Ruang UKS yang nyaman dan lengkap
  5. Sarana administrasi organisasi
  6. Buku-buku panduan tentang kepalangmerahan
  7. dsb

                           Home Back Next                 
           

Enter supporting content here